sumberwaras.co.id – Pergi ke tempat pijat mungkin sering Anda lakukan ketika tubuh terasa lelah setelah bekerja atau berolahraga, namun tahukah Anda terlalu sering dipijat juga menimbulkan efek yang tidak baik bagi kesehatan di dalam tubuh lho!

Seperti kasus di China yang dilansir dari laman seehua, bahwa seorang pemuda berusia 27 tahun bernama Zhang bersama teman-temannya pergi ke Spa di daerah Shanghai.

Setelah mengalami pijatan yang tidak profesional ia merasa pusing ketika sehabis mandi. Dan kemudian ia meninggal karena menerima pijatan yang kurang profesional dari tempat tersebut.

Pijatan di Spa itu rupanya mengakibatkan penyumbatan atau penyempitan di arteri yang memasok darah dan oksigen ke otak yang menyebabkan disfungsi sistem saraf pusat.

Berikut 3 efek negatif jika Anda sedang terlalu sering dipijat yang kami sadur dari berbagai sumber

1. Kerusakan saraf

Terlalu sering dipijat memang akan membuat badan terasa lebih rileks tapi tahukah Anda? jika setiap hari badan selalu dipijat, akan menimbulkan pendarahan pada organ dalam, rusaknya sistem saraf akibat pijatan
yang terlalu kencang, reaksi alergi, pelebaran pori-pori hingga kelumpuhan yang bersifat sementara.

2. Salah pijat malah membawa petaka

Seperti kasus Zhang yang meninggal setelah dipijat di Spa, atau Allya Siska yang meninggal pada tahun 2015 lalu setelah menjalani terapi adjustment di klinik Chiropractic First, yang dilakukan 2 kali sekaligus dalam sehari. Banyak orang yang memutuskan untuk dipijat oleh teman atau keluarga dengan alasan ingin menghemat uang. Padahal pijat oleh sembarang orang yang tidak memiliki ilmunya bisa berakibat fatal jika salah melakukan teknik pemijatan. Namun, tempat pijat yang mahal pun bisa terdapat terapis yang tidak bersertifikasi. Jadi alangkah baiknya jika ingin dipijat secara rutin harus paham dengan situasi dan kondisi badan Anda dan jangan lupa berkonsultasi ke dokter, dan jika Anda memutuskan untuk pijat di tempat pijat, pastikan terapisnya memiliki sertifikat teknik pemijatan. Jadi jangan asal pijat yang akhirnya malah menimbulkan petaka.

3. Alergi

Alergi dalam sesi pijat bisa disebabkan oleh kandungan aroma therapy atau minyak pijat, sebelum melakukan pijat menyeluruh coba dikondisikan apakah minyak pijat tersebut cocok bagi kulit anda. Alangkah baiknya jika terapis mencoba ke daerah punggung tangan pasien terlebih dahulu sebelum mengaplikasikannya ke seluruh tubuh.

Nah, untuk kehati-hatian, jika Anda merasa lelah atau tidak enak badan dan memutuskan untuk melakukan pemijatan, ada baiknya Anda mencoba melakukan terapi dengan Minyak Sumber Waras terlebih dahulu. Minyak Sumber Waras ini bisa Anda gunakan bahkan tanpa pemijatan, cukup Anda balurkan ke bagian tubuh yang terasa tidak nyaman. Bahan aktif dan Probiotik yang terkandung dalam Minyak Sumber Waras akan langsung bekerja ke pusat sakit hingga ke tingkat sel dengan cara memperbaiki sel-sel yang rusak.

Tetapi jika Anda memahami teknik pemijatan atau bahkan Anda mendatangi terapis pijat yang handal, tentu hasilnya akan lebih baik. Untuk memahami cara melakukan pemijatan mandiri (self massage) Anda bisa mempelajarinya dalam video tutorial pada channel Minyak Sumber Waras di Youtube.