SERANGGA PAEDERUS PENYEBAB DERMATITIS VENENATA

Dermatitis adalah peradangan pada kulit yang menyebabkan kemerahan dan gatal. Dalam kasus yang lebih parah, kulit yang terkena dermatitis bisa melepuh, mengeluarkan cairan dan mengelupas. Dermatitis dapat terjadi pada semua usia, termasuk masa bayi. Dermatitis venenata merupakan dermatitis kontak iritan tipe akut lambat yang biasanya disebabkan oleh gigitan, liur, atau bulu serangga yang terbang pada malam hari. Dermatitis kontak iritan akut akibat racun serangga, paling sering terjadi di daerah yang panas serta beriklim tropis.

 

 

 

Di Indonesia penyebab terbanyak adalah serangga Paederus littoralis. Serangga Paederus littoralis tidak menggigit zat atau menyengat. Berbeda dengan dermatitis umum, dermatitis venenata disebabkan oleh racun paederin. Racun ini dihasilkan oleh bakteri Pseudomonas yang ditemukan di hemolimfa serangga. Hemolimfa adalah cairan yang bersirkulasi pada serangga, seperti darah manusia. Serangga melepaskan racun ketika secara langsung atau tidak langsung menyentuh atau menyentuh kulit melalui handuk, pakaian, atau alat lain yang terkontaminasi oleh racun serangga.

Gejala biasanya muncul dalam 8-24 jam setelah terpapar. Namun, kumbang jenis lain mungkin tidak menunjukkan gejala dalam waktu 24-48 jam. Banyak pasien tidak menyadari bahwa mereka telah melakukan kontak dengan kumbang tersebut.

Begitu gejala muncul, hal pertama yang harus Anda lakukan adalah membersihkan kulit dengan air dan sabun. Langkah ini bertujuan untuk mengeluarkan racun dari kulit dan mencegahnya menyebar ke bagian tubuh lain. Setelah itu, kompres kulit dengan kain bersih yang dibasahi air dingin dan oleskan obat kortikosteroid. Ada beberapa jenis salep eksim kortikosteroid yang dapat dibeli bebas tanpa resep dokter, namun harap pastikan Anda mengikuti petunjuk pada kemasan obat. Jika reaksi menjadi lebih buruk, seperti ruam gatal, kulit melepuh meningkat, atau demam, nyeri sendi, atau nyeri otot, segera dapatkan bantuan medis, bahkan jika belum 24 jam, Anda harus segera berkonsultasi dokter Anda.